Materi dan Kunci Jawaban Tematik Kelas 5 Tema 5 Subtema 2 Halaman 85, 86, 87, 89

gawekami.com – Materi dan Kunci Jawaban Tematik Kelas 5 Tema 5 Ekosistem, Subtema 2 Hubungan Antar Makhluk Hidup dalam Ekosistem, Halaman 85, 86, 87, 89

Tema 5 Kelas 5 SD Subtema 2 Pembelajaran 5


Hari ini kita akan belajar:
  • Membuat tabel hubungan khas yang terjadi antarmakhluk hidup yang berbeda.
  • Membuat teks nonfiksi tentang simbiosis dalam sebuah ekosistem.
  • Memperagakan gerak tari daerah Turuk Langgai.

Ayo Mengamati

Perhatikanlah gambar jenis ekosistem darat berikut.

kelas 5 tema 5

kelas 5 tema 5

Dapatkah kamu menemutunjukkan hewan-hewan khas yang tinggal pada tiap-tiap ekosistem tersebut? Tahukah kamu persamaan dan perbedaan antara jenis satu ekosistem dengan ekosistem lain? Bersama dengan teman sebangkumu, carilah informasi untuk menjawab pertanyaan tersebut.

Dapatkah kamu membayangkan bagaimana sejumlah hewan dan tumbuhan hidup bersama di ekosistem tersebut? Apakah mereka saling bergantung satu dengan yang lain? Mengapa mereka harus saling bergantung? Bagaimana dengan pengaruh komponen tak hidup pada tiap ekosistem? Apakah hewan dan tumbuhan bergantung juga kepada komponen tak hidup? Bagaimana dengan manusia? Bagaimana kebergantungan manusia terhadap ekosistem tersebut?

Bacalah dengan saksama bacaan berikut ini.

Ayo Membaca

Semua makhluk hidup memiliki kebergantungan yang saling mengisi antara yang satu dengan yang lainnya. Manusia memerlukan tumbuhan dan hewan, tumbuhan dan hewan juga memerlukan manusia. Demikian juga hewan. Makhluk hidup juga membutuhkan tanah, udara, air, dan matahari untuk mendukung kehidupannya. Di sekeliling kita, dijumpai banyak bentuk saling kebergantungan antara manusia, hewan, dan tumbuhan, juga dengan komponen tak hidup lain.

Di dunia, terdapat berbagai jenis ekosistem, baik ekosistem air maupun ekosistem darat. Di dalam ekosistem, terjadi interaksi atau hubungan yang saling membutuhkan antarmakhluk hidup dan antara makhluk hidup dengan komponen tak hidup.

Perhatikan gambar rantai makanan di bawah ini.

kelas 5 tema 5

Pada rantai makanan terjadi proses memakan dan dimakan oleh berbagai makhluk hidup yang ada pada sebuah ekosistem. Pada gambar di atas, terlihat tumbuhan hijau menghasilkan makanan yang akan dikonsumsi oleh hewan konsumen tingkat pertama. Lalu, hewan konsumen tingkat pertama dimakan oleh hewan konsumen tingkat kedua. Begitu seterusnya hingga hewan tingkat tertinggi mati dan diuraikan oleh pengurai.

Selain kebergantungan makhluk hidup melalui rantai makanan, banyak makhluk hidup lain yang berhubungan dengan cara yang khas. Hubungan dua makhluk yang berbeda dan sangat erat kaitannya disebut simbiosis. Terdapat tiga jenis simbiosis, yaitu simbiosis mutualisme, parasitisme, dan komensalisme.

Perhatikan bagan di berikut ini sebagai penjelasan terhadap jenis simbiosis tersebut.

kelas 5 tema 5

Kunci Jawaban Tematik Halaman 85, 86

Ayo Berkreasi

Sekarang, buatlah sebuah pamflet tentang simbiosis. Pastikan penjelasan mengenai simbiosis dalam pamflet harus dapat dimengerti oleh pembacanya. Perhatikan petunjuk pengerjaan pamflet berikut.
Kumpulkan semua informasi yang kamu perlukan untuk pamfletmu:
• Definisi dari tiap-tiap jenis simbiosis.
• Cari contoh dari tiap-tiap jenis simbiosis dan penjelasannya
• Gambar dari contoh tiap-tiap jenis simbiosis
• Perhatikan salah satu pamflet berikut.

kelas 5 tema 5

• Pamflet adalah tulisan yang dapat disertai dengan gambar atau tidak yang dicantumkan pada selembar kertas di satu permukaan atau pada kedua permukaan.
• Jika dilipat atau dipotong setengah, sepertiga, atau bahkan seperempatnya, akan terlihat lebih kecil (dapat juga disebut selebaran).

Berikut ini salah satu pamflet mengenai hubungan makhluk hidup dalam ekosistem.

kelas 5 tema 5

Kunci Jawaban Tematik Halaman 87

Ayo Menulis

Hubungan lebah dan bunga merupakan contoh simbiosis mutualisme. Pada hubungan tersebut, baik lebah maupun bunga, sama-sama memperoleh keuntungan. Bunga menghasilkan madu yang merupakan makanan lebah. Lebah membantu proses penyerbukan pada tumbuhan. Pada saat lebah mengisap madu, kaki-kakinya menyentuh serbuk sari. Serbuk sari yang menempel pada kaki lebah akan terbawa oleh lebah yang masih berkelana dari satu bunga ke bunga yang lain. Saat kaki lebah yang ditempeli oleh serbuk sari tersebut menempel pada putik bunga lain, terjadilah penyerbukan yang kelak akan terjadi proses pembuahan.

Sepenggal tulisan di atas merupakan bagian dari teks nonfiksi tentang simbiosis mutualisme yang dapat kita temukan dalam sebuah ekosistem. Buatlah sebuah teks nonfiksi mengenai salah satu simbiosis yang telah kalian pelajari sebelumnya. Sebagaimana yang telah kita pelajari sebelumnya, simbiosis terdiri atas simbiosis mutualisme, komensalisme, dan parasitisme. Pilihlah salah satu bentuk simbiosis dan makhluk hidup yang melakukan. Tuliskan teks tersebut di selembar kertas A4 dengan rapi. Perhatikan penggunaan ejaan dan tata bahasa Indonesia yang baik dan benar.

Simbiosis Mutualisme Petani dan Burung Hantu

Hubungan timbal balik yang terjadi pada simbiosi mutualisme adalah saling menguntungkan. Timbal balik antar individu yang termasuk jenis simbiosis mutualisme terjadi pada dua individu yang sama-sama mendapatkan untung. Sesuai dengan namanya, mutualisme, masing-masing individu akan mendapatkan mutu (untung).

Salah satu contoh simbiosis mutualisme adalah hubungan antara petani dan burung hantu. Petani menanam padi di sawah untuk mendapatkan gabah sebagai bahan makanan. Namun sebelum panen tiba biasanya tanaman padi diganggu oleh hama tikus sehingga hasil panen berkurang. Para petani merasa kerepotan dalam memberantas tikus dan hasil panen menurun.

Para petani memanfaatkan predator alami hama tikus yaitu burung hantu. Penggunaan burung hantu sebagai pemberantas alami hama tikus itu sudah diterapkan oleh petani di beberapa daerah.. Keberadaan burung hantu di sekitar ladang petani dapat mengurangi populasi tikus. Burung hantu mendapat untuk berupa makanan. Sedangkan petani diuntungkan karenanya berkurangnya hama tikus yang dapat merusak tanaman padi.

Beni: “Alam memang luar biasa, ya, Lan. Bayangkan saja di alam terdapat bermacam-macam interaksi antarmakhluk hidup yang terdapat di alam.”

Lani: “Betul, Ben. Demikian luar biasanya alam ini, tak jarang manusia menjadikan alam sebagai sumber inspirasi dalam sebuah karya seni, misalnya tarian.”

Beni: “Kebanyakan tarian tradisional kita memang mengambil alam sebagai sumber inspirasinya. Aku menemukan artikel tentang satu tarian yang berasal dari Mentawai, Sumatra Barat. Menarik sekali untuk disimak. Kita baca, yuk!”

Ayo Membaca

Alam dalam Tarian

Alam tidak dapat dipisahkan dari kehidupan masyarakat Suku Mentawai yang tinggal di Pulau Nias, Sumatra Utara. Selain menjadi sumber kehidupan, alam memberikan inspirasi seni. Alam sebagai inspirasi seni dapat dilihat dari tarian tradisional mereka yang diberi nama Turuk Langgai. Dalam tarian ini, penari menirukan aneka gerak hewan seperti unggas, kelinci, dan monyet. Tarian ini biasanya ditarikan sebagai penutupan prosesi pengobatan yang dilakukan oleh ahli pengobatan tradisional Suku Mentawai. Tujuan tarian ini adalah memberikan penghiburan kepada si sakit agar segera sembuh.

Tarian ini ditarikan oleh beberapa Sikerei. Seorang ahli pengobatan yang memimpin upacara ini. Sikerei mengenakan hiasan kepala berupa manik-manik dan bulu unggas dan memegang dedaunan. Beberapa dedaunan diselipkan di bagian belakang tubuhnya menyerupai ekor. Dengan diiringi tuddukat, gendang tradisional, Sikerei lalu berjingkat-jingkat sambil membungkukkan badan. Kepalanya menengadah ke atas sambil mengepakkan daun di tangan. Kakinya menghentak papan lantai menghasilkan suara ritmis yang teratur. Keduanya berputar-putar berkeliling, terkadang saling mengejar atau berjajar berhadapan. Lengkingan keluar dari mulut Sikerei. Dalam temaram lampu petromak, bayangan para Sikerei yang menari jatuh di dinding, tampak hidup seperti dua ekor burung menari di alam bebas.

Usai menarikan gerakan unggas, Sikerei kemudian memulai gerakan yang lain. Ia melompat tinggi dan terlihat lincah bagaikan seekor kelinci. Tangkai daun yang awalnya dijadikan sebagai sayap, dinaikkan sejajar dengan telinga. Gerakannya pun terlihat menarik bagaikan seekor kelinci yang berlari menghindari kejaran pemangsa.

Kunci Jawaban Tematik Halaman 89

Berdasarkan bacaan di atas, lakukanlah kegiatan berikut.

1. Menjawab pertanyaan
a. Sebutkan properti tari yang dipergunakan dalam Tari Turuk Langgai!
Properti tari yang digunakan adalah daun-daunan.
b. Apakah tujuan dari tarian Turuk Langgai?
Tujuan tarian ini adalah memberikan penghiburan kepada si sakit agar segera sembuh.
c. Sebutkan gerakan-gerakan yang terdapat dalam tarian Turuk Langgai!
Sikerei berjingkat-jingkat sambil membungkukkan badan. Kepalanya menengadah ke atas sambil mengepakkan daun di tangan. Kakinya menghentak papan lantai menghasilkan suara ritmis yang teratur. Keduanya berputar-putar berkeliling, terkadang saling mengejar atau berjajar berhadapan.
2. Cobalah untuk memperagakan gerakan tari Turuk Langgai seperti dijelaskan dalam bacaan di atas. Kalian juga dapat mencoba beberapa gerakan hewan lain seperti monyet atau ular.

3. Gunakan properti tari yang berasal dari alam sebagaimana yang terdapat dalam Tari Turuk Langgai, seperti dedaunan atau bulu-bulu unggas.

4. Lakukan tarian tersebut secara berkelompok. Bagilah kelompok menjadi dua, penari dan pemain musik ritmis. Gunakan alat musik ritmis sederhana yang dapat ditemukan di kelas. Pastikan semua gerakan memiliki ketukan yang sama. Berlatihlah untuk pementasan pada hari berikutnya.

Ayo Berlatih

1. Apakah persamaan dan perbedaan antara ketiga jenis simbiosis yang kamu ketahui?
Persamaan:
  1. Simbiosis mutualisme, parasitisme, dan komensalisme sama merupakan pola interaksi antar makhluk hidup.
  2. Simbiosis mutualisme, parasitisme, dan komensalisme tidak berlaku ketika salah satu makhluk hidup tidak ada.
  3. Ketiganya dapat terjadi pada ekosistem darat maupun ekosistem air
  4. Organisme dalam setiap simbiosis saling berkaitan satu dengan yang lainnya meskipun tidak selalu menguntungkan dan dapat merugikan.
  5. Simbiosis mutualisme, parasitisme, dan komensalisme dapat terjadi pada makhluk hidup sejenis maupun berlainan jenis.
  6. Dapat juga terjadi dalam satu komunitas maupun dengan komunitas lain.
Perbedaan:
  1. Simbiosis Mutualisme  adalah hubungan sesama mahkluk hidup yang saling menguntungkan kedua pihak.
  2. Simbiosis Komensalisme adalah di mana pihak yang satu mendapat keuntungan tapi pihak lainnya tidak dirugikan dan tidak diuntungkan.
  3. Simbosis Parasitisme adalah di mana pihak yang satu mendapat keuntungan dan merugikan pihak lainnya.
2. Sebutkanlah beberapa contoh simbiosis yang terjadi di ekosistem darat dan air.
Contoh simbiosis mutualisme yang ada di air adalah sebagai berikut  simbiosis mutualisme antara anemon laut dengan ikan badut. Ikan ini  lebih dikenal dengan nama Nemo.Anemon laut akan memberikan   perlindungan terhadap ikan dari serangan predatorsedangkan ikan badut  memakan parasit berbahaya yang melekat pada tentakel anemon laut  dan membersihkan anemon dari kotoran.
Contoh simbosis mutualisme yang ada darat sebagai berikut lebah dan bunga yang mana dalam interaksi antara lebah dan bunga terdapat keuntungan satu sama lain karena lebah memperoleh madu atau nektar yang berada dalam sari kelopak bunga sebagai makanannya, sedangkan bunga sangat terbantu proses penyerbukannya karena keberadaan lebah yang mencari madu.
3. Temukan sebuah tarian daerahmu yang menggunakan alam sebagai sumber inspirasi! Ceritakanlah makna dan gerakan tari tersebut.

Tari Gantar

Tari Gantar merupkan tarian tradisional dari Kalimantan. Gerakan dari tari Gantar seperti orang yagn menanam padi. Karena tarian ini terinspirasi saat petani zaman dahulu sedang menanam padi. Penari menggunakan tongkat yang mempunyai arti sebgai kayu penumbuk yang juga membawa bamboo dan biji-bijian yang memberikan gambaran seperti benih padi dan wadah padi.
4. Sebutkan manfaat menari bagi kesehatan.
  1. Meningkatkan daya ingat
  2. Meningkatkan kesehatan fisik
  3. Menurunkan berat badan
  4. Mengatasi stres
  5. Meningkatkan kesehatan jantung
  6. Meningkatkan energi
  7. Keseimbangan tubuh lebih baik
  8. Menangkal penyakit virus
  9. Panjang umur
  10. Mengelola kondisi kronis






Terimakasih sudah membaca artikel ini, semoga Materi dan Kunci Jawaban Tematik Kelas 5 Tema 5 Subtema 2 Halaman 85, 86, 87, 89 yang saya share pada kesempatan kali ini dapat bermanfaat untuk rekan-rekan guru yang mengajar dan para pembaca. Salam


No comments for "Materi dan Kunci Jawaban Tematik Kelas 5 Tema 5 Subtema 2 Halaman 85, 86, 87, 89"